Kisah Candi Terpendam di Desa Dologan

image

Ferboes.com – Hallo masbro dan mbaksis, apa kabar semuanya…???

Sebelum saya pulang ke kampung halaman, beberapa orang dari kampung saya yang sudah mudik terlebih dahulu membawa sebuah cerita tentang Adanya sebuah Candi terpendam di desa Dologan yang tak lain tak bukan adalah desa dimana saya dilahirkan dan dibesarkan. Sempat terkejut juga saya mendengar berita tersebut. Kebetulan saya juga pulang kampung beberapa hari setelah mendengar kabar tersebut, akhirnya saat tiba dikampung saya pun mencari tahu tentang kebenaran kabar-kabar tersebut. Penasaran juga, karena didaerah saya memang di kelilingi gunung-gunung yang lebih mirip seperti hutan. Tapi sekarang hutannya dah gundul karena penebangan pohon secara liar.

Setelah bertanya-tanya kepada beberapa orang yang mengetahui kabar tersebut, maka sampailah saya kepada seseorang yang tahu dan ikut menyaksikan penemuan (yang katanya) candi tersebut. Sebut saja dia narasumber. Bersama narasumber tersebut saya menuju tempat yang diduga sebagai tempat terpendamnya candi yang akhirnya diberi nama Candi Dologan seperti nama kampung saya. Entah siapa yang pertama kali menemukan bebatuan yang diduga sebagai sebuah candi tersebut. Kabar tersebut memang belum tersebar luas, karena beberapa mahasiswa dari UNDIP Semarang (kalo gak salah) sedang membawa beberapa contoh batu-batuan yang diduga bagian dari Candi terpendam tersebut. Di lokasi sendiri saya sempat melihat beberapa bebatuan yang berbentuk kotak-kotak dan sebagian berbentuk agak melengkung dan membulat diujungnya semacam lengan kursi kayu (bingung menyebutkannya) Tadinya saya mau ambil foto di bagian ditemukannya bebatuan tersebut, Akan tetapi kata narasumber tempat tersebut tidak boleh difoto dikarenakan tempat tersebut WINGIT (jahat) Saya pun menurutinya, maklum brosis, kita harus menghormati aturan di desa. Takut kenapa napa kalo dilanggar.

image

image

Foto disekitar ditemukannya bebaruan yang diduga bagian dari candi yang terpendam.

Selain itu, menurut nara sumber setelah diterawang oleh sebut saja paranormal bahwa ditempat itu adalah pusatnya pemerintahan, atau bisa dikatakan disitu adalah tempat GUBERNUR dari kawasan tersebut. Selain itu, jika keberadaan candi tersebut memang benar adanya, di perkirakan ada 7 buah candi yang terpendam di dalam tanah dengan dimensi ukuran 7 meter x 7 meter dengan tinggi 7 meter. Memang semua hal diatas masih sebatas perkiraan saja, karena masih dipelajari kebenaran akan keberadaan 7 buah candi terpendam tersebut. Dan jika hal itu nanti terbukti kebenarannya bahwa potongan batu-batu yang ditemukan adalah bagian dari candi yang terpendam, maka akan dilakukan penggalian pada tahun 2018-2019 yang akan datang. Semua masih sebatas wacana dan rencana. Bukan itu saja, selain kabar tentang candi yang terpendam tersebut… konon katanya salah satu gunung yang mengelilingi kampung saya tersebut adalah sebuah kerajaan yang terpendam di dalam tanah.  Tapi…. yang itu belum saya tanyakan kebenaran beritanya kepada orang dikampung saya. Biar di selidiki satu persatu terlebih dahulu.

image

Perkiraan bentuk candi Dologan menyerupai gambar candi diatas.

Kira-kira kalau misalnya benar akan keberadaan candi tersebut, berarti beberapa tahun yang akan datang kampung saya bisa menjadi salah satu tujuan tempat rekreasi di jawa tengah khususnya di kabupaten Grobogan. Wah…. kaianya bisa nih pulang kampung lalu usaha jualan air mineral dan minuman dingin :mrgreen:

Sekian sekilas info, semoga berguna.

Written by Ferboes Richardson
Contact me:
Email: ferboesrichardson@gmail.com
Twitter: @ferboesR
Facebook: Ferboes Richardson

26 respons untuk ‘Kisah Candi Terpendam di Desa Dologan

  1. aku searching nggon google kok gak info sama sekali to lek?
    iku bekas candi-ne ketok opo mung beberapa batu yg di perkirakan candi?
    yen arep nyang dologan sing paling cedak lewat ndi?

    1. Memang ini info masih anget masbro. Sementara baru beberapa batu yang diduga bagian dari candi terpendam, sedang dipelajari oleh mahasiswa/wi UNDIP semarang. Rute lewat godong arah juwangi (sebaliknya)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s